Koedoes’s Weblog











{September 26, 2007}   Membangun Aplikasi GIS dengan MapWindow


gg

ESRI adalah salah satu perusahaan besar di dunia yang bergerak dalam bidang GIS. Sudah banyak aplikasi GIS yang dihasilkan oleh ESRI mulai dari ArcInfo, ArcView, ArcIMS dan juga ArcGIS yang merupakan kompilasi dari berbagai aplikasi GIS yang dibangun oleh ESRI.

Dari sekian banyak teman saya yang bergelut di bidang GIS, hampir semuanya mengakui bahwa ESRI dengan salah satu produknya yang bernama ArcView memberikan keleluasaan bagi para engineer ataupun programmer untuk bekerja. Untuk para engineer, ArcView memberikan kemudahan dalam pengolahan dan juga analisis peta. Sedangkan untuk programmer GIS tersedia Script Avenue untuk mengembangkan extension (sejenis plugin untuk ArcView).

Hampir kebanyakan pengguna aplikasi ArcView tidak menyadari bahwa format vector yang dihasilkan melalui aplikasi ArcView sebenarnya adalah format proprietary open specification. Format yang dihasilkan adalah The ESRI Shape Files (SHP) dimana ini merupakan format vector yang dikeluarkan oleh ESRI. Format ini terdiri dari tiga ekstension file yaitu :

  • Main file: *.shp
  • Index file: *.shx
  • DBase file: *.dbf

Ada beberapa project komersial ataupun open source yang tengah dikembangkan agar bisa membuka dan mengolah vector dalam format ekstension SHP, bahkan ESRI mengeluarkan satu produk tersendiri yang mereka sebut dengan nama MapObjects. Mapobjects adalah seperangkat komponen pemrograman yang dibuat oleh ESRI bagi para developer GIS. Dengan menggunakan MapObjects maka kita dapat membuat sebuah aplikasi GIS yang berdiri sendiri tanpa harus ada ketergantungan aplikasi GIS lainnya.

Semua project GIS yang pernah saya kerjakan semuanya menggunakan MapObjects untuk membuka ektension SHP. Untuk mendapatkan MapObjects ini kita harus merogoh kocek kurang lebih 60 juta rupiah. Sebuah angka yang mahal menurut saya, untung saja project yang saya kerjakan selama ini ditalangi oleh kantor, jadi ya kantor saya yang harus membelinya dong -D.

Nah, kemarin ini saya mendapatkan sebuah link dari rekan untuk aplikasi GIS. Aplikasi ini bernama MapWindow. Sekilas saya baca ternyata MapWindow ini merupakan project open source dalam bidang GIS. Ada tiga komponen penting yang tengah dikembangkan oleh MapWindow yaitu :

Autodesk Tingkatkan Efisiensi Sistem GIS BRR

September 26th, 2007 by rateeh

Jakarta (ANTARA News) – Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Aceh Nias berhasil meningkatkan efisiensi kerja hingga dua kali lipat dan menurunkan biaya pengembangan, implementasi dan penyebaran data geospasialnya hingga 95 persen setelah menggunakan solusi Sistem Informasi Geospasial (GIS) Autodesk.

Melalui sistem GIS berbasis web tersebut, kata Kepala Bagiafh Geospasial BRR Mulyanto Darmawan di Jakarta, Jumat, pihaknya berhasil menekan waktu dan biaya penyebaran data yang diminta klien.

“Biasanya kita membutuhkan waktu tiga hingga empat hari untuk menyiapkan data, belum lagi untuk pencetakannya yang juga tentunya ada biaya yang dikeluarkan,” kata Darmawan ketika memberikan presentasi GIS Autodesk BRR bersama dengan Sales Development Manager Autodesk Asia Srinivasan Venkattappan.

Ditanya berapa nilai rupiah yang bisa ditekan, ia mengaku belum melakukan penghitungan. Pastinya, lanjutnya, proses penyajian data tidak lagi dalam bentuk cetak tapi bisa dinikmati dalam bentuk web. “Itu berarti ongkos untuk mencetak bisa ditekan,” katanya.

BRR menggunakan solusi GIS Autodesk sejak Februari lalu setelah sebelumnya sempat mencoba beberapa software GIS lainnya. Keunggulan Autodesk dibanding dengan lainnya adalah penggunaannya yang mudah.

Software pemetaan web Autodesk yang lengkap memudahkan kami untuk mengunduh data spasial dan peta berdefinisi tinggi dari database pusat. Kami bisa menghemat waktu empat jam setiap harinya,” katanya.

Data-data yang dikumpulkan dalam aplikasi ini semuanya berasal dari database pusat. Dengan mengakses data GIS ini, bisa diketahui kemajuan rehabilitasi dan rekonstruksi suatu wilayah. Data yang bisa dibaca selain soal peta wilayah juga banyaknya rumah yang telah dibangun serta siapa penanggung jawab pembangunannya.

Pola input data dilakukan oleh para NGO yang terlibat dalam rehabilitasi dan rekonstruksi yang khusus telah diberi akses.

Rencananya data-data ini bisa dilihat secara terbuka oleh publik melalui internet. Saat ini semua data baru bisa diakses secara intranet.(*)



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

et cetera
%d bloggers like this: